Dinilai Berjalan Sendiri, Ketua Tuha Peut Gampong Bagok Panah Sa Kecewa terhadap Keuchik
Aceh Timur , Media-krimsuskum.com – Hubungan kemitraan antara Pemerintah Gampong Bagok Panah Sa dengan Tuha Peut Gampong (TPG) diduga tengah mengalami ketegangan. Ketua Tuha Peut Gampong Bagok Panah Sa, M. Nudir Hasballah, menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Keuchik M. Jafar Husen yang dinilai beberapa kali mengambil kebijakan tanpa berkoordinasi dengan lembaga Tuha Peut.
Menurut M. Nudir, puncak kekecewaan terjadi setelah Keuchik menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan panitia penjaringan perangkat gampong tanpa melibatkan atau berkoordinasi dengan Tuha Peut. Ia menilai langkah tersebut tidak mencerminkan prinsip kemitraan yang diatur dalam peraturan pemerintahan gampong di Aceh.
Selain persoalan pembentukan panitia, Tuha Peut juga mengaku sebelumnya tidak dilibatkan dalam sejumlah kegiatan penting, seperti penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pengajuan pencairan gaji anggota Tuha Peut, hingga kegiatan pengukuran jalan desa.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa keberadaan Tuha Peut tidak lagi dianggap sebagai mitra kerja pemerintah gampong.
M. Nudir menegaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku di Aceh, Keuchik dan Tuha Peut memiliki kedudukan sejajar sebagai mitra kerja.
Oleh karena itu, setiap kebijakan strategis, termasuk pengangkatan perangkat gampong, seharusnya dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
Sementara itu, Camat setempat, Adnan, menyatakan pihak kecamatan akan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut. Ia menyebut akan memanggil seluruh pihak terkait untuk mencari solusi dan memberikan kejelasan atas permasalahan yang terjadi.
Hingga berita ini ditulis, Keuchik Gampong Bagok Panah Sa, M. Jafar Husen, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan WhatsApp disebut belum mendapat respons.
Dengan demikian, pemberitaan ini masih menunggu klarifikasi dari pihak Keuchik guna menghadirkan informasi yang berimbang.
(Iwan.S, S.H)
