Karimun , Media-krimsuskum.com – Kehadiran PT TIMAH (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Berbagai program tersebut menyentuh sektor ekonomi, sosial, budaya, keagamaan, hingga pelestarian lingkungan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, menyampaikan bahwa kontribusi PT TIMAH telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, perusahaan secara konsisten mendukung berbagai agenda pembangunan desa dan kegiatan masyarakat, sehingga mampu mendorong kemandirian warga melalui penguatan potensi lokal.
“Manfaat program-program yang dijalankan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam peningkatan aktivitas ekonomi maupun pembangunan fasilitas yang mendukung kehidupan warga,” ujar Jefrizal.
Di bidang keagamaan, PT TIMAH turut mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Sawang Laut yang diikuti puluhan peserta. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina generasi Qurani di wilayah operasional perusahaan.
Sementara pada sektor budaya, PT TIMAH berperan dalam pembangunan Gerbang Tanjak atau Simpang Tanjak yang kini menjadi ikon baru Desa Sawang Laut.
Gerbang bernuansa budaya Melayu tersebut dibangun sebagai simbol identitas desa sekaligus menjadi ruang publik yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Kehadirannya juga memberikan dampak ekonomi dengan meningkatnya aktivitas UMKM di sekitar kawasan tersebut.
Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, perusahaan mengembangkan Program BERLIAN Kundur yang mencakup budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, hidroponik, pengembangan usaha terasi, budidaya ayam, hingga pembentukan bank sampah.
Program tersebut melibatkan berbagai kelompok masyarakat seperti Pokdakan Tuah Bersatu, Kelompok Lanjut Lestari, Kelompok Lanjut Bestari, serta kelompok-kelompok binaan lainnya.
Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran, mengungkapkan bahwa pendampingan yang diberikan PT TIMAH sejak 2023 melalui pelatihan teknis, penyediaan benih, pakan, serta sarana budidaya bekerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam telah meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengembangkan budidaya kakap putih secara mandiri.
Meski menghadapi tantangan seperti tingginya harga pakan dan faktor cuaca, kelompok tetap mampu mempertahankan produktivitas berkat pendampingan yang berkelanjutan.
Selain itu, perusahaan juga terus mengembangkan program pengelolaan lingkungan melalui pembinaan Bank Sampah Lanjut Berseri. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah agar memiliki nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Desa Sawang Laut.
Melalui berbagai program tersebut, PT TIMAH berharap sinergi dengan masyarakat Desa Sawang Laut terus terjalin sehingga mampu menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Karimun.
(David/ AY)
