Jakarta, Media -krimsuskum.com — Sekitar 70 orang korban dugaan penipuan Mitra Bakul Digital (MBD) mengikuti Zoom Meeting yang digelar pada Minggu malam (16/11/2025). Pertemuan ini dihadiri langsung oleh tim kuasa hukum dari LBH Mitra Keadilan serta tim media nasional yang memantau perkembangan kasus tersebut.
Acara dibuka dengan pemaparan kronologi singkat kasus serta langkah-langkah hukum yang telah ditempuh. Suasana meeting berjalan serius namun penuh harapan, mengingat banyaknya korban yang telah mengalami kerugian mulai dari belasan juta hingga miliaran rupiah akibat janji-janji proyek Makan Bergizi Gratis yang dijanjikan oleh pihak Mitra Bakul Digital.

Dalam sambutannya, H. Erwin Haslam, S.H, M.H., selaku Koordinator Advokat yang ditunjuk khusus untuk menangani kasus ini, mengungkapkan bahwa upaya hukum sebenarnya telah dilakukan sejak jauh hari. Ia menjelaskan bahwa surat somasi telah dua kali dilayangkan kepada pihak Putra CS selaku ketua harian MBD, serta ke kantor resmi Mitra Bakul Digital yang beralamat di Tebet. Namun hingga saat ini, tidak ada respons, sanggahan, ataupun itikad baik dari pihak terlapor.
“Dengan tidak adanya respon dan diabaikannya dua kali somasi tersebut, maka kami dari tim kuasa hukum akan mengambil langkah tegas. Hari Kamis kami bersama para korban akan mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan resmi,” ujar H.Erwin dalam pertemuan tersebut.
H.Erwin menegaskan bahwa laporan ini dibuat sebagai bentuk pencarian keadilan dan perlindungan hukum bagi seluruh korban. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh bukti pendukung telah dipersiapkan secara lengkap, mulai dari:
– Bukti transfer uang
– Surat pengangkatan korban sebagai stafsus
– Surat perjanjian proyek makan bergizi gratis
– Dokumen-dokumen pendukung lainnya
Seluruh bukti tersebut telah disusun dan dijilid setebal hampir satu rim, sebagai bentuk keseriusan tim hukum untuk membawa kasus ini ke ranah pidana.

Para peserta Zoom Meeting menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil oleh tim kuasa hukum. Sebagian besar korban mengaku merasa lega karena proses hukum mulai memasuki tahap pelaporan resmi, setelah sebelumnya mereka hanya menunggu tanpa kejelasan dari pihak MBD.
Pertemuan ditutup dengan imbauan kepada seluruh korban untuk tetap solid, hadir dalam proses hukum berikutnya, dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba mengaburkan fakta. Tim media nasional juga memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas.
Kasus dugaan penipuan Mitra Bakul Digital kini memasuki babak baru. Para korban berharap laporan ke Polda Metro Jaya dapat membuka jalan menuju keadilan dan memaksa diduga para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
(Elmisna,SH)
