Jakarta ,Media-krimsuskum.com — Puluhan korban resmi melaporkan Putra Cs ke Mabes Polri atas dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBD). Putra mengklaim dirinya sebagai Ketua Harian MBD dan menyebut program tersebut berada di bawah kendali Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, sehingga membuat masyarakat percaya.
Putra Cs menawarkan kemitraan dengan janji keuntungan Rp3 miliar per tahun. Untuk bergabung, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah syarat: membayar top-up Rp30 juta, membuat PT Rp4,5 juta, membayar proposal Rp2 juta kepada Ibu Rosy, membangun dapur MBG dengan biaya mencapai ratusan juta, serta menghadiri pertemuan di hotel bintang lima dengan biaya sendiri.
Klaim Putra semakin meyakinkan karena ia mengaku sebagai keponakan Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto, dan memperkenalkan stafnya, Aan Irawan, sebagai adik Kapolri. Pertemuan besar di hotel mewah yang menghadirkan orang-orang beratribut pejabat membuat korban yakin program ini benar-benar didukung pemerintah.

Namun seluruh klaim tersebut terbukti palsu. Setelah menyetor uang dan memenuhi persyaratan, korban tidak pernah mendapatkan program, dana, maupun kontrak yang dijanjikan. Kerugian kini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kuasa hukum korban menegaskan bahwa modus yang digunakan Putra Cs sangat terencana.
“Ini penipuan yang dilakukan secara sistematis dengan mencatut nama pejabat negara dan menggelar acara di hotel bintang lima untuk membuat korban percaya. Kerugiannya besar dan korbannya banyak,” ujarnya.
Ia menambahkan:
“Kami meminta Mabes Polri mengusut tuntas, menahan para pelaku, serta mencegah munculnya korban baru. Negara tidak boleh kalah dari pelaku yang menjual nama Wakil Presiden untuk kepentingan pribadi.”
Para korban berharap proses hukum berjalan cepat dan memberikan keadilan.
Elmisna,SH)
