Padang Panjang, Sumatera Barat, Media-krimsuskum.com — Dalam suasana yang penuh keakraban dan nostalgia, acara Reuni ke-40 Fakultas Hukum Universitas Andalas (FHU-A) Angkatan 1985 berlangsung tanggal 8-9 November 2025 di Aia Angek Cottage Puluhan alumni dari berbagai daerah di Indonesia hadir untuk melepas rindu, mengenang masa-masa indah semasa kuliah, dan mempererat kembali tali silaturahmi yang telah terjalin selama empat dekade.

Tema reuni kali ini, “Maulang Bakumpua” yang dalam bahasa Indonesia berarti “kembali berkumpul” , menggambarkan semangat kebersamaan dan kerinduan yang begitu kuat di antara para alumni.
Di tengah padatnya rangkaian kegiatan yang penuh canda tawa, terdapat momen berharga yang menyita perhatian banyak peserta, yakni saat dua alumni, Nildawati dan Mira, menyempatkan diri untuk berfoto bersama Ketua Alumni Angkatan 1985 Darmawel Aswar
Walaupun acara berjalan dengan sangat sibuk mulai dari sesi sambutan, doa bersama, hiburan, hingga ramah tamah , Darmawel tetap menunjukkan sikap hangat dan terbuka kepada seluruh rekan seangkatan. Ia tidak menutup diri, bahkan dengan sabar melayani setiap permintaan foto bersama, tanpa membeda-bedakan siapa pun. Momen tersebut memperlihatkan bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak ada batas antara ketua dan anggota, tidak ada jarak antara pejabat dan rekan lama, yang ada hanyalah persahabatan sejati.

“Bagi saya, semua alumni adalah keluarga. Tidak ada diskriminasi, tidak ada batas jabatan. Foto bersama seperti ini adalah kenangan yang akan kita bawa pulang, bukti bahwa kita masih saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” ujar Darmawel dengan senyum hangatnya.
Sosok Darmawel sendiri dikenal luas di kalangan alumni FHUA. Ia bukan hanya ketua yang bijak dan berwibawa, tetapi juga figur yang sukses di dunia profesinya. Saat ini, Darmawel Aswar bertugas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan jabatan Direktur Eksekusi Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi JAm Pidmil Kejaksaan Agung RI berpangkat Jaksa Utama Madya ( Bintang Dua). Meskipun berada di posisi strategis di institusi penegak hukum nasional, ia tetap menunjukkan kerendahan hati dan kedekatan yang tulus dengan sahabat – sahabat masa kuliahnya.

Nildawati dan Mira, yang tampak berbahagia dapat berfoto bersama sang ketua, mengaku bahwa momen itu menjadi kenangan berharga yang sulit dilupakan. “Kami tahu beliau sangat sibuk, apalagi dengan tanggung jawab besar di Kejaksaan Agung. Tapi luar biasa, beliau tetap meluangkan waktu, tetap tersenyum, dan tidak pernah menolak ajakan berfoto. Itu bukti ketulusan dan kebersamaan yang sebenarnya,” ujar Nildawati
Sementara itu, Mira menambahkan bahwa sikap Darmawel menjadi contoh nyata kepemimpinan yang humanis. “Beliau bukan hanya pemimpin di lingkungan alumni, tapi juga pemimpin yang bisa memberi teladan di mana pun berada. Rendah hati, terbuka, dan selalu mengayomi,” ucapnya sambil menunjukkan hasil foto bersama yang penuh kehangatan.
Reuni angkatan 1985 ini juga menjadi ajang berbagi kisah dan perjalanan hidup. Banyak alumni yang kini berkarier di berbagai bidang — ada yang menjadi pengacara, akademisi, pejabat publik, Hakim , di Pemerintahan, Notaris Di Lemhanas hingga pengusaha sektor swasta dll. Meski telah menempuh jalan masing-masing, semangat kebersamaan tetap menjadi benang merah yang menyatukan mereka.
“Empat puluh tahun bukan waktu yang sebentar. Kita telah menempuh perjalanan panjang, penuh perjuangan dan pengalaman. Tapi satu hal yang harus kita jaga: rasa persaudaraan kita. Jangan biarkan waktu atau jarak memisahkan kehangatan yang pernah ada di antara kita. Mari kita terus berdoa agar kita semua diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berkah. Jangan lupa mendoakan teman-teman dan dosen kita yang telah lebih dulu berpulang, semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.”

Reuni ke-40 FHUA Angkatan 1985 akhirnya bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi simbol kekuatan persaudaraan dan ketulusan hati di antara para alumni. Momen foto sederhana antara Nildawati , Mira, dan Ketua Darmawel kini menjadi salah satu potret yang paling berkesan — bukti bahwa kebersamaan sejati tidak mengenal jabatan, status, atau waktu. Yang abadi hanyalah persahabatan dan kenangan indah yang akan terus hidup di hati setiap alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas Angkatan 1985.
(Elmisna)
