Karimun, Kepulauan Riau , Media-krimsuskum.com – Menjelang laga puncak Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB, Polres Karimun mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar merayakan euforia sepak bola secara tertib, aman, dan penuh sportivitas.
Antusiasme masyarakat Kabupaten Karimun dalam menyambut partai final diperkirakan akan meningkat melalui berbagai kegiatan nonton bareng (nobar). Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian mengingatkan seluruh pendukung kedua tim agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menegaskan bahwa perayaan kemenangan maupun kekecewaan atas hasil pertandingan harus dilakukan secara dewasa dan bermartabat.
Masyarakat diminta untuk menghindari segala bentuk tindakan anarkis, vandalisme, maupun aksi provokatif yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung tim nasional favoritnya dengan cara yang santun dan sportif. Jangan sampai euforia sepak bola berubah menjadi tindakan yang merugikan orang lain maupun fasilitas umum,” tegasnya.
Polres Karimun juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi corat-coret pada dinding, merusak fasilitas publik, konvoi yang membahayakan pengguna jalan, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat setelah kegiatan nobar berakhir.
Selain menjaga ketertiban, masyarakat juga diminta tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menghormati pengguna jalan serta warga yang tidak mengikuti kegiatan nobar.
Kepolisian berharap seluruh rangkaian kegiatan Final Piala Dunia 2026 di wilayah Kabupaten Karimun dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Polres Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang tetap terjaga selama berlangsungnya pertandingan hingga selesai.
Dukungan kepada tim favorit hendaknya diwujudkan melalui semangat persaudaraan, bukan permusuhan ataupun tindakan yang melanggar hukum.
“Jadilah suporter yang dewasa dan bermartabat. Menang maupun kalah adalah bagian dari olahraga. Mari tunjukkan bahwa masyarakat Karimun mampu merayakan pesta sepak bola dunia dengan aman, damai, dan penuh rasa persaudaraan,” pungkas Kapolres.
Dengan adanya imbauan tersebut, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Karimun dapat menikmati laga Final Piala Dunia 2026 dengan penuh kegembiraan tanpa mengesampingkan keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat luas.
(David/AY)
