Jakarta,Media-krimsuskum.com — Dugaan penipuan bermodus program Makan Bergizi Gratis kembali mencuat. Seorang pria bernama Putra diduga mencatut nama adik Presiden RI Prabowo , mengaku sebagai ponakan Bapak Hashim Djojohadikusumo, untuk meyakinkan masyarakat agar menyetorkan dana besar.

Putra juga mengaku sebagai Ketua Harian Mitra Bakul Digital (MBD) dan mengklaim proyek tersebut merupakan program resmi pemerintah. Dengan janji manis, korban diminta top up Rp30 juta per 1.000 penerima manfaat, ditambah biaya pembuatan PT , dan pembuatan proposal fiktif , pertemuan hotel, hingga pembangunan dapur MBG. Total kerugian dari 114 korban diperkirakan mencapai puluhan miliaran rupiah.

Setelah seluruh syarat dipenuhi, program tidak pernah terealisasi dan Putra CS menghilang. Informasi keluarga menyebut Putra kabur ke Singapura, namun laporan masyarakat menunjukkan ia masih berkeliaran di daerah lain menggunakan nama lembaga baru “Anak Indonesia Emas” dengan modus program kuliah luar negeri.
Kuasa hukum korban, H. Erwin Haslam, S.H.,M.H menegaskan:“Ini penipuan terstruktur yang memanfaatkan nama Presiden. Kami meminta Mabes Polri segera menangkap Putra CS karena korban terus bertambah.”
Kasus ini berpotensi menjerat pelaku dengan Pasal 378 KUHP (Penipuan), Pasal 372 KUHP (Penggelapan), Pasal 263 KUHP (Pemalsuan Dokumen), dan UU ITE Pasal 45Aayat 1, dengan ancaman hukuman belasan tahun penjara. Undang- Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Jika terbukti menghimpun dan memindahkan dana dari banyak korban , pelaku dapat di jerat TPPU dengan ancaman 20 tahun Penjara dan denda 10 Miliar. Para korban mendesak Mabes Polri segera bertindak sebelum semakin banyak masyarakat menjadi korban.”Tutupnya
(Elmisna,SH)
