Sumatera Barat,Media-krimsuskum.com — Ajang penghargaan Inspektorat Kabupaten – Kota se-Sumatera Barat tahun 2025, ini kembali digelar dengan semangat meningkatkan kualitas pengawasan, akuntabilitas, serta kinerja aparatur pemerintahan daerah. Dalam acara yang berlangsung meriah dan dihadiri seluruh perwakilan inspektorat kabupaten/kota, para peserta terbaik diumumkan sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja pengawasan yang dinilai paling optimal.

Pada kompetisi bergengsi tersebut, Desi Rima , S.H sebagai Kepala Inspektorat dari Kabupaten Tanah Datar berhasil meraih Juara 1, mengungguli peserta dari kabupaten lainnya. Desi Rima dinilai menunjukkan performa paling unggul dari seluruh aspek penilaian yang dilakukan oleh tim juri.
Sementara itu, posisi Juara 2 diraih oleh lnpektorat Kab. Solok dan Juara 3 diraih oleh Inspektorat dari Kab. agam.
Sedangkan untuk Kota, Juara 1 di raih oleh Inspektorat Kota Padang Panjang’ Juara 2 , Inspektorat Kota Bukittinggi dan Juara 3, Inspektorat Kota Padang. Untuk yang keseluruhanya juga menampilkan kinerja kuat dan kompetitif.
- Juara Terbaik Kabupaten & Kota Inspektorat se Sumbar
Dalam Penilaian Sangat Ketat dan Komprehensif. Ketua tim penilai menyampaikan bahwa proses penilaian tahun ini berlangsung sangat ketat, karena seluruh peserta menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan tahun sebelumnya.
Penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan penting, antara lain:
Penilaian Administrasi: mencakup kelengkapan dokumen, ketepatan laporan, penyusunan perencanaan, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Penilaian Kinerja: menilai efektivitas tugas pengawasan, hasil pemeriksaan, ketepatan rekomendasi, serta tindak lanjut hasil audit.
Evaluasi Teknis Inspektorat: mencakup kemampuan melakukan identifikasi risiko, penyusunan program pengawasan, dan komitmen terhadap prinsip integritas.
Aspek Pendukung Lainnya: seperti disiplin, etika, kualitas komunikasi, kerja sama tim, serta inovasi dalam pelaksanaan tugas inspektorat.

“Setiap peserta benar-benar harus memenuhi seluruh standar dengan baik. Tidak ada yang bisa lolos jika ada satu aspek saja yang lemah. Karena itu, kompetisi ini menghasilkan para pemenang yang benar-benar layak dan berkualitas,” ujar salah satu anggota dewan juri.
Tanah Datar Tunjukkan Kinerja Pengawasan yang Luar Biasa
Kemenangan Desi Rima dari Kabupaten Tanah Datar disambut bangga oleh jajaran pimpinan daerah. Tanah Datar selama ini memang dikenal sebagai salah satu daerah dengan sistem pengawasan internal yang kuat dan berkomitmen pada peningkatan kualitas pemerintahan.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sumber daya manusia Inspektorat Tanah Datar mampu bersaing di tingkat provinsi dalam hal profesionalitas, integritas, serta kemampuan teknis.
Harapan untuk Meningkatkan Profesionalisme Inspektorat se-Sumbar
Melalui ajang penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap dapat mendorong seluruh inspektorat kabupaten/kota terus meningkatkan mutu, integritas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pengawasan.
Ajang ini juga menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pengawasan untuk terus berinovasi, memperkuat transparansi, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah.
Program penghargaan ini rencananya akan digelar setiap tahun sebagai bentuk dorongan terhadap peningkatan kinerja inspektorat di seluruh Sumatera Barat.
Kebanggaan juga dirasakan oleh keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Andalas, khususnya angkatan 1985, setelah salah satu alumninya, Desi Rima, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Penilaian Kinerja Inspektorat se-Sumatera Barat tahun ini. Prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Tanah Datar, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh rekan seangkatan dan para senior di Fakultas Hukum Andalas.
Ini adalah kebanggaan besar bagi kami angkatan 85. Desi Rima sudah membuktikan bahwa alumni FH Andalas tetap mampu memberikan prestasi terbaik di tengah persaingan profesional yang sangat ketat.” ungkap salah satu perwakilan alumni.
Tak sedikit teman seangkatan yang menyampaikan rasa bangga dan haru, mengingat perjalanan panjang Desi Rima sejak masa perkuliahan yang penuh dinamika, hingga kini mampu berdiri di garis terdepan sebagai aparatur pengawasan yang dipercaya dan dihargai.
(Elmisna)
