Kota Bekasi, Media-krimsuskum.com – Warga RW 05 Pondok Ungu Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Camat Medan Satria, Bapak Budi Rahman , S.H., M.Si, yang dinilai sigap membantu mengatasi persoalan tumpukan sampah di wilayah mereka.
Selama hampir satu bulan terakhir, sampah di RW 05 tidak terangkut akibat kendaraan operasional milik UPTD Kebersihan Medan Satria mengalami kerusakan. Akibatnya, sampah menumpuk di tempat pembuangan sementara hingga mengeluarkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Bukan hanya menimbulkan aroma menyengat, tumpukan sampah tersebut juga dikhawatirkan dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, terlebih saat hujan turun. Kondisi sampah yang basah membuat banyak belatung bermunculan sehingga membuat warga semakin resah.
“Kalau hujan baunya semakin menyengat dan banyak belatung. Kami takut bisa menimbulkan penyakit bagi warga sekitar, apalagi anak-anak,” ujar salah satu warga yang tinggal dekat lokasi pembuangan sampah sementara.
Melihat kondisi tersebut, Camat Medan Satria ,Bapak Budi Rahman, S.H.,M.Si., langsung mengambil langkah cepat dengan meminjam armada pengangkut sampah agar proses pembersihan dapat segera dilakukan demi kenyamanan masyarakat.
Berkat langkah cepat tersebut, tumpukan sampah yang selama ini menggunung kini mulai berkurang secara bertahap. Warga pun merasa lega karena lingkungan mereka mulai kembali bersih.
Ketua RW 05 Kelurahan Medan Satria Bapak Akil Hafiz juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Camat Medan Satria terhadap warganya.
“Kami selaku pengurus RW 05 mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Camat Medan Satria yang begitu peduli terhadap kondisi warga kami.
Di saat masyarakat mengeluh karena bau sampah yang sangat mengganggu, beliau langsung bergerak cepat mencari solusi dengan meminjam kendaraan pengangkut sampah. Ini bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin kepada masyarakatnya,” ujar Ketua RW 05, Bapak Akil Hafiz.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini kondisi sampah sudah jauh berkurang dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang sampah sudah banyak berkurang, diperkirakan tinggal satu truk lagi untuk pengangkutan terakhir. Mudah-mudahan setelah ini pelayanan pengangkutan sampah bisa kembali normal,” tambahnya.
Menurut Ketua RW 05, Akil Hafiz, persoalan sampah bukan hal sepele karena menyangkut kesehatan masyarakat dan kenyamanan lingkungan. Ia berharap ke depan sarana pengangkutan sampah dapat lebih diperhatikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Warga sekitar pun berharap adanya perhatian berkelanjutan dari pemerintah terkait persoalan kebersihan lingkungan, sebab kebersihan merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Langkah cepat yang dilakukan Camat Medan Satria, Budi Rahman, S.H., M.Si. tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran pemerintah di tengah keluhan masyarakat merupakan hal penting dan menjadi bukti bahwa aspirasi warga benar-benar didengar dan diperhatikan.” Tutup Ketua Rw.05.
(Jos/Yeyeb Toni K)
