KOTA BEKASI , Media -krimsuskum.com — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2025 Masehi, Majelis Dzikir wa’Taklim Dzikrussolihin menggelar kegiatan keagamaan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim.
Acara tersebut berlangsung khidmat pada Rabu malam, 31 Desember 2025, pukul 19.30 WIB, bertempat di halaman Majelis Dzikir Wa’Taklim Dzikrussolihin, Jalan Sultan Agung, Pondok Ungu, RT 05 RW 05, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh sejumlah ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan setempat, serta ratusan jamaah dari berbagai majelis. Hadir sebagai penceramah dan tamu kehormatan di antaranya Kiyai H. Ainul Yaqin, Abdullah Safi’i dari pimpinan Pondok Pesantren Asyafi’ah Bekasi, Habib Abdilah Rizki bin Zein Assegaf, Ustad Rakib Hajibi Lc., M.Ag, Ustad Adi Wijaya Abdul Manaf, Ustad Nur Hibatullah (Gus Kenzo), dan Ustad Zaenal Alfian Hasan Lc., MA.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qori Dede Sulaeman, A.Md.ARS, serta penampilan hadroh dari Majelis Ta’lim Remaja Al-Falah yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan. Turut hadir pula para remaja masjid, pengurus RT dan RW setempat, Bapak Aqil Hafiz serta perwakilan dari kelurahan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Ustad Rakib Hajibi Lc., M.Ag dipercaya sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat iman dan ketakwaan di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Kiyai H. Ainul Yaqin menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, kejujuran, kepedulian terhadap kaum lemah, dan semangat berbagi.
Ia juga mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim yang digelar oleh Majelis Dzikir wa’Taklim Dzikrussolihin sebagai wujud nyata dari ajaran Rasulullah SAW.
“Anak yatim adalah amanah umat. Rasulullah SAW sangat memuliakan anak yatim, dan siapa yang menyantuni mereka akan mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah SWT,” ujar Kiyai H. Ainul Yaqin di hadapan jamaah.
Hal senada disampaikan oleh Ketua RW setempat dalam sambutannya. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada panitia serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar. Santunan tersebut disambut haru dan penuh kebahagiaan oleh para penerima, sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian umat terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kedamaian, serta keselamatan bagi seluruh umat Islam dan masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.
Panitia berharap, kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus dilestarikan, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat Medan Satria, Kota Bekasi.
(Yeyeb Toni K)
