BEKASI , Media-krimsuskum.com — Perayaan Milad Jajaka ke-9 berlangsung sederhana namun penuh makna di Warung KOMJEN, tepat di depan Gerbang Tol Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara keluarga besar Jajaka.

Acara dihadiri Ketua Umum Jajaka, Baba HK. Damin Sada, Ketua Jejaka Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Riky beserta jajaran, Dewan Pertimbangan Jajaka Bekasi Achmad Yani, Penasihat Hukum Lemin, S.H., serta para ketua Jajaka lainnya bersama jajaran pengurus dan anggota.Hadir juga DPD jajaka Jakarta Timur Bapak Hasan dan Jajarannya dan undangan lainnya
Meski berlangsung tanpa kemewahan, suasana acara tetap terasa hangat dan penuh keakraban. Di bawah kelap-kelip lampu, para anggota berkumpul, berbincang, dan menikmati kebersamaan dengan sajian sederhana berupa kopi dan singkong sebagai lauk pendamping.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Jajaka, Baba HK. Damin Sada, menyampaikan bahwa kemeriahan sebuah acara bukan semata-mata diukur dari kemewahan hidangan atau besarnya biaya yang dikeluarkan, melainkan dari kebersamaan dan rasa persaudaraan yang terjalin.
“Walaupun acara kita sederhana, kita tetap bisa menikmatinya bersama-sama. Di sini kita hanya minum kopi dengan singkong sebagai hidangannya, tetapi yang paling penting adalah kebersamaan, kekompakan, dan persaudaraan di antara kita,” ungkap Baba HK. Damin Sada.
Ia juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh anggota Jajaka, khususnya generasi muda, agar tidak hanya mengandalkan organisasi, tetapi juga berusaha membangun kemandirian ekonomi melalui usaha yang dapat menunjang kehidupan mereka.
Menurutnya, setiap anggota harus memiliki semangat untuk bekerja, berusaha, dan menciptakan peluang demi masa depan yang lebih baik. Organisasi hendaknya menjadi tempat untuk memperkuat persaudaraan sekaligus mendorong anggotanya agar terus berkembang dalam kehidupan.
“Anak-anak saya harus punya usaha untuk kehidupan. Jangan hanya mengandalkan orang lain, tetapi harus memiliki kemauan untuk berusaha dan berjuang demi masa depan sendiri. Kita harus saling mendukung agar bisa maju bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Pesan itu menjadi salah satu makna penting dalam peringatan Milad Jajaka ke-9. Di tengah kesederhanaan, tersimpan harapan agar seluruh anggota memiliki semangat kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kepedulian satu sama lain.
Perayaan yang diiringi musik tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Para pengurus dan anggota menikmati momen kebersamaan tanpa harus terikat pada kemewahan. Secangkir kopi dan singkong menjadi simbol sederhana bahwa persaudaraan tidak ditentukan oleh mahalnya hidangan, melainkan oleh ketulusan untuk berkumpul dan saling menghargai.
Milad ke-9 ini diharapkan menjadi pengingat bagi keluarga besar Jajaka untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan mendorong setiap anggota agar memiliki kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
Sederhana acaranya, bermakna pesannya, kuat persaudaraannya. Itulah semangat yang mewarnai peringatan Milad Jajaka ke-9 di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
(Yus A)
